Our Thoughts

teamwork

The Dangerous Assumptions: How to create synergy in the workgroup

“I suppose it is tempting, if the only tool you have is a hammer, to treat everything as if it were a nail.” – Abraham Maslow, Towards the Pyschology of Being

Salah satu kejadian tidak mengenakkan yang paling sering terjadi di dalam lingkungan pekerjaan adalah ketika situasi sudah mencapai titik mendidih, dan jawaban yang ditemukan baik dari anggota maupun pemimpin tim adalah “Oh, saya kira…”

Ya, tidak ada yang mau berada dalam situasi tersebut, situasi ketika semua orang sibuk memasang perisai pembelaan diri atau bahkan menodongkan pisau untuk mencari orang yang akan disalahkan

Saya punya satu kabar buruk dan satu kabar baik.

Kabar buruknya adalah, situasi seperti ini sering sekali terjadi.

Kabar baiknya situasi seperti ini sangat mungkin dihindari.

Lalu, bagaimana sebaiknya menghindari situasi seperti itu?

Dalam suatu teamwork dibutuhkan adanya keselarasan asumsi antara anggota tim dengan pemimpinnya, karena dengan adanya keselarasan tujuan, situasi, nilai serta metode maka akan tercipta lingkungan kerja yang sehat dan kinerja tim yang maksimal. Lantas, tanggungjawab siapakah untuk meluruskan asumsi ini? Apakah milik anggota tim atau milik pemimpinnya?

Saya selalu percaya bahwa dalam situasi professional atau komunikasi manapun, it takes two to tango.

Tidaklah adil untuk menyalahkan anggota tim, karena tentu pemimpin wajib menyampaikan maksud dan tujuan dari pekerjaan yang sedang dilakukan bersama.

Namun disisi lain, menyalahkan pimpinan juga bukan merupakan sikap yang adil, karena tentu anggota tim wajib mendengarkan dan secara proaktif mencaritahu lebih dalam maksud dan tujuan dari pekerjaan tersebut.

Maka dari itu, sinergi pada dasarnya diciptakan secara bersama oleh seluruh anggota tim.

Apa yang bisa dilakukan?

Pemimpin sebaiknya menyampaikan instruksi secara jelas dan lugas.. Untuk itu, diperlukan persiapan penjelasan sebelumnya dengan cara memposisikan diri sebagai anggota tim: kira-kira, dari penjelasan ini, apa yang ada di pikiran anggota tim setelah mendengarkannya? Apa pertanyaan selanjutnya? Apa pemahaman yang mungkin terjadi, baik benar ataupun salah? Karena dibanyak kasus pemimpin merasa sudah menjelaskan dengan detail, namun anggota merasa penjelasan yang diberikan kurang jelas. Lantas bagaimana saya menjelaskan lebih lanjut dan menyelaraskan pemahaman yang ada? Hal ini wajib dilakukan agar pemimpin dapat menciptakan sinergi yang lebih baik dengan anggota tim.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa pemimpin bukanlah peramal! Mereka tidak bisa membaca kedalaman, ketajaman, dan kerumitan isi pemikiran setiap anggota tim. Oleh karena itu, sangat penting untuk aktif bertanya setelah berusaha mencerna informasi yang disampaikan ketua tim.Cara yang paling baik adalah seperti ini, “Pemahaman saya adalah seperti ini. Apakah pemahaman saya selaras dengan maksud anda?” atau “Yang saya tangkap seperti ini. Jika seperti ini, lantas… [jelaskan pertanyaan anda]”.

Situasi seperti ini, akanmenciptakan suatu sinergi dalam tim.Ada suatu teori yang mengatakan bahwa dentuman besar / big bang hanya akan tercipta jika terdapat aksi dan reaksi.Ketika kedua belah pihak bersikap aktif, maka akan tercipta dentuman kinerja yang massif dan efektif.

Jika situasi tersebut tidak terjadi, maka situasi akan melempem, semua orang sibuk berasumsi satu sama lain dan situasi menjadi pasif, tidak akan ada aksi reaksi yang bersinergi danlingkungan kerja tidak memiliki gairah.

Bagaimana cara terbaik untuk membangun sinergi dalam teamwork?

Tidak ada rumus mutlak tentang sinergi – yang ada adalah gairah dan hasrat untuk berkarya bersama. Di jaman modern ini,tidak ada lagi pemimpin mutlak – semua orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri maupunorang lain demi menciptakan sinergi dan dentuman gairah kerja yang luar biasa.

langkah ini lah yang dapat kita lakukan bersama” untuk menciptakan bangsa yang lebih baik lagi. Dengan adanya kebersamaan, diharapkan setiap inidividu dapat menampakkan eksistensinya. Sehingga topik mengenai efektivitas kerja dan kemajuan karir dapat bersinar

 

Mari maju terus demi bangsa!

Salam,

 

@bryangunawan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered By