Our Thoughts

Logika dalam Debat

10615332_557306531065058_129881833695536373_n

Seseorang belum dikatakan  sebagai debater handal jika ia masih belum mampu berlogika. Tantangan terbesar dalam pelatihan debat adalah bagaimana melatih seseorang untuk memiliki kemampuan logika yang kuat. Hal inilah yang ditekankan oleh Teddy Triatmojo, Coach On That Point saat melakukan pelatihan debat bersama Universitas Mulawarman, Samarinda.

Pelatihan yang berlangsung pada 15 s.d. 17 Agustus 2014 berlangsung tanpa hambatan dengan presentase kehadiran peserta mendekati 100%. Tujuan pelatihan kali ini adalah untuk melatih tim didalam persiapan lomba NUEDC.

Pelatihan terdiri dari enam sesi selama tiga hari. Adapun hal-hal yang dipelajari selama tiga hari berturut-turut itu adalah cara membuat argumen logis dengan menggunakan teori A-R-E-L, teknik rebuttal, cara menyusun kasus prime minister serta teknik analisa motion secara multi-perspectives. Peserta dituturkan bagaimana cara menganalisa motion dengan cara mengidentifikasi kata kerja dan object dari motion guna menentukan tujuan dari motion tersebut. Peserta kemudian diarahkan untuk melihat motion secara multi-perspectives dengan cara menganalisa para pihak yang terkena imbas dari motion.

 “Permasalahan yang dihadapi peserta adalah dalam menarik deduksi untuk membuat Assertion. Seringkali simpulan yang dibuat menjadi tidak relevan dan tidak efisien. “ Ujar Teddy Triatmojo, Coach On That Point Institute.

Ia menambahkan bahwa Peserta perlu diingatkan untuk membuat Assertion yang terdiri dari satu kalimat sederhana dan aktif, lalu kemudian peserta diminta untuk bertanggungjawab menjelaskan assertion yang telah dibuat dan memvalidasi assertion. Hal terpenting diluar teori yang diberikan adalah bagaimana peserta mempraktekkan teori-teori yang diperoleh, sehingga pada akhirnya memiliki mental yang kuat dan logika yang tajam dalam berdebat. (FH)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered By